Mahasiswa MMD UB Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Desa Papungan melalui Transformasi Keuangan, Kemasan, dan Branding Digital
05-Aug-2026
Dalam upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Mahasiswa Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 69 menyelenggarakan kegiatan kolaborasi tiga program kerja individu bertajuk "Penguatan Daya Saing UMKM Desa Papungan melalui Transformasi Keuangan, Kemasan, dan Branding Digital". Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Gedung Sekretariat PMII Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM Desa Papungan bersama mahasiswa MMD Universitas Brawijaya. Program ini menjadi wadah edukasi sekaligus pendampingan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis melalui penguatan aspek keuangan, kemasan produk, dan branding digital.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang masih dihadapi sebagian besar UMKM di Desa Papungan. Dalam aspek keuangan, banyak pelaku usaha yang masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha sehingga kesulitan mengetahui kondisi laba maupun rugi usahanya. Selain itu, dari sisi produk, kemasan yang digunakan masih tergolong sederhana dengan desain yang kurang menarik serta label informasi yang belum lengkap. Di sisi pemasaran, pemanfaatan visual branding, khususnya melalui desain kemasan dan media sosial, juga masih belum optimal sehingga belum mampu meningkatkan daya tarik produk di pasar yang lebih luas.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya mengolaborasikan tiga program kerja individu dalam satu rangkaian kegiatan. Program kerja tersebut meliputi SiCuan (Digitalisasi Pembukuan Keuangan untuk UMKM yang Lebih Tertata dan Menguntungkan), Optimalisasi Daya Saing UMKM melalui Revitalisasi Kemasan dan Label Produk Berbasis Keamanan Pangan, serta Redesain Kemasan dan Optimalisasi Media Sosial.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya revitalisasi kemasan sebagai identitas produk sekaligus media informasi bagi konsumen. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai strategi branding digital, khususnya dalam membangun identitas produk melalui desain kemasan dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Pada sesi berikutnya, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya pembukuan keuangan sederhana, mulai dari pemisahan keuangan pribadi dan usaha hingga pencatatan transaksi secara teratur.
Sebagai bentuk implementasi materi, kegiatan dilanjutkan dengan workshop praktik pembukuan sederhana menggunakan aplikasi BukuWarung. Dalam sesi ini, peserta didampingi secara langsung oleh mahasiswa MMD Universitas Brawijaya untuk mengunduh aplikasi, membuat akun, serta mempraktikkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha. Melalui pendampingan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM mampu menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih tertata dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan usahanya.
Melalui kolaborasi ketiga program kerja ini, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya berharap para pelaku UMKM Desa Papungan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengelolaan keuangan yang lebih baik, menghadirkan kemasan produk yang lebih menarik dan informatif, serta memperkuat branding digital guna meningkatkan daya saing produk di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.